About

Nama saya Santi Azizah, Saya lahir di keluarga santri, Anak pertama dari tiga bersaudara, Lahir dan tumbuh di wilayah Nangroe Aceh Darussalam, Semua saudara saya belajar di pesantren setelah pendidikan menengah formal. Kedua orang tua saya menerapkan pendidikan agama yang sangat ketat, Memberi uang saku yang pas-pasan banget, Namun sangat longgar apabila dalam urusan kitab dan buku pelajaran di sekolah. Dirumah tersedia banyak koran berlangganan seperti koran kompas, tempo, forum dan Gatra, Minat baca di keluarga saya dikarnakan adanya dorongan kedua orang tua.

Dari garis ibu, mengalir kuat darah Sunda pedalaman, sedangkan dari ayah, ayah adalah orang aceh asli, pertemuan dari dua kultur ini bagi saya menumbuhkan tradisi yang agak aneh, Hampir dalam setiap hal, seperti selera makan, selera musik dan gaya bicara. ayah dan ibu sangat jauh berbeda, Tapi yang menyatukan selera mereka berdua adalah keyakinan dan prinsip dalam agama, Tiap sore selepas ashar, Magrib, Isya Dan selepas subuh adalah jam mengaji dan tidak ada kompromi sama sekali. Untuk urusan agama yang satu ini, terutama sosok seorang ibu. Ibu pasti marah besar setiap kali jadwal mengaji kami langgar.

Pendidikan menengah formal saya selesaikan di kampung halaman tercinta, Kemudian pada tahun 2008 saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di Universitas Padjajaran Bandung, Dan tersesat di jurusan Ilmu komunikasi. Disini saya banyak belajar ilmu-ilmu media sekaligus melakukan praktiknya. Di organisasi juga saya banyak belajar mengenai manajemen media dan jurnalisme presisi.

Terimakasih banyak sudah berkunjung ke blog saya ini, Saya sangat senang sekali jika teman-teman menanggapi postingan cerita tentang saya ini 🙂
Salam Santi Azizah